Monday, November 12, 2012

Wake Up, Survival!

Almost midnight again!
Kayaknya suka banget ya aku jadi makhluk nocturnal -_-
Bukan suka sih sebenernya, tapi aku lagi nunggu sesuatu..

Eh iya, abis dapet pencerahan nih minggu ini. Buat bangkit dari keterpurukkan *ceilah
Emang iya sih kalo dipikir-pikir, ngapain juga aku kemaren-kemaren pake down cuma gara-gara masalah gituan.
Iritasi sama alergi di wajah. Oke aku  frontalin sekarang. Pfftt
Nyesek sih, kenapa bisa gini. Tapi ga asik juga kalo aku harus stuck lama sama masalah ginian.

Survival. Anggep aku tuh pendatang disini yang harus survive.
Mau dibanting di semester awal, harusnya aku cuek. Harusnya.. Tapi nyatanya susah.

Everything will be back to the way that it was.

Percaya itu ajasih. Berfikiran positif.
Mulai semuanya dari awal juga ga masalah. Kalo aku emang disuruh buat kayak gitu. Gapapa, ga masalah.

Stronger! It may be my only choice. When I'm at weakest point, I mean.
Jogja itu udah lama jadi kota impianku. Kalo emang ujianku harus kayak gini.. ya aku emang boleh ngerasa jatuh. Sempet jadi kaum angiospermae juga gpp.
It's okay to distance myself from people I guess. Wajar sih...

Tapi bangkit itu perlu!
Terinspirasi dari album Good Charlotte, aku kasih deh judul itu buat post ini hehehe

Wake up, survival!
Stop doing only these and start doing something to change your crush into something real!

Sunday, November 04, 2012

Preferably Blue

Selamat pagi! Semacam Happy Monday karena pagi ini hujan dan mendung.
Ya, I love petrichor. Sejuk dan menenangkan. Bersyukur sekali aku libur kuliah hari ini 

Pagi ini aku membaca tweet dari @sccf_ugm dan aku benar-benar menjalankan aksiku sebagai silent stalker.
Tapi kali ini, sungguh banyak pelajaran berharga yg mampu aku dapatkan.
Di tengah banyaknya masalah yg sedang aku hadapi di kota ini, hingga aku sempat membuat post yang cukup menyeramkan. Ya, semata-mata karena terkadang aku sudah merasa sangat putus asa.

Aku bahkan sering tak mengindahkan kalimat-kalimat motivasi yg diberikan khusus untukku.
Aku merasa mereka tak mengerti. Tentu mudah bagi mereka untuk mengatakan, "Percayalah.. segalanya akan baik-baik saja"
"Aku jelas mengerti. Aku memahami bahwan segalanya akan baik-baik saja, tapi aku tak mau menunggu lebih lama. Oleh hal yang aku belum tau pasti apakah ia benar-benar akan pulih?", dalam  hati aku membantah.

Sedikit cerita, sebut saja sepele, namun hal itu terlah berhasil merenggut rasa percaya diriku satu persatu.
Kadang aku membenci karena hal itu pernah mengurangi rasa syukur ku kepada Allah.
Ya, aku akui aku rapuh di kota ini. Aku bahkan sering menutup diri. I'm addict to a certain kinda sadness.
Silakan katakan aku lemah, tapi aku merasa orang-orang yang aku sayang justru menjatuhkanku. Seseorang saja, maksudku. Hebat. Ketika aku sedang jatuh, aku jadi mengerti seperti apa dia.
Kalian takkan pernah tau betapa sakitnya, hingga kalian sendiri yang merasakannya.

Sungguh aku takkan meletakkan sedikitpun rasa benci atau dendam. Tapi Allah telah membuka mataku.
Dan di pagi yang mendung ini, aku mendapat ilmu yang lebih dalam.
Mengenai agama dan hidup mati seseorang. Sedikit merinding namun aku menyukai tiap detail kisahnya, tiap detail pola pikirnya.. dan aku bisa melihat setiap kebaikannya.

Maka bersyukurlah aku yang masih diberi umur panjang, kesehatan dan segala yang Allah senantiasa berikan. Aku tau ini yang terbaik. Lalu mengapa aku tidak bisa menerima diriku yg sekarang?
Bukankah Allah sendiri menerimaku apa adanya?

Grow stronger, Sav. Kadang aku harus jatuh untuk bangkit. Aku harus jatuh agar aku belajar kuat. Dan aku harus jatuh, agar aku tau, Allah masih menyayangiku.

Be grateful. Syukur selalu atas setiap pemberianMu. Meski berat cobaan ini. Aku harus ikhlas.
Dan dari setiap airmata yg jatuh karena aku sering putus asa, sekarang terngiang kalimat La Tahzan.
Aku akan sabar menunggu kepulihanku.
Terimakasih untuk orang-orang yg selama ini baik padaku. Meski kondisiku sedang tak baik-baik saja. Setelah aku pulih, percayalah.. kalian orang pertama yang akan aku temui.. karena aku menghargai bahkan setiap kecil dari kebaikan kalian 

` Jangan bersedih. Semua ada waktunya.. bertindaklah perlahan seperti matahari yang tak pernah lebih cepat terbit atau tenggelam `


Wednesday, October 31, 2012

#135tahunsma3smg

Selamat ulang tahun almamater saya SMA Negeri 3 Semarang.
Selamat ulang tahun yang ke 135. Semoga tetap berjaya dan mampu menjadi SMA terbaik!


Setahun yang lalu saya pukul 6.45 saya sudah harus berdiri di tengah lapangan untuk upacara pagi menyambut hari ulangtahunmu. Dan yaaa... desanov! Demo Satu November yang kini amat saya rindukan.
Kalo ada keinginan yang absurd untuk saat ini, jelas saya ingin, ketika saya terbangun dari tidur, saya sudah berada di Semarang dan bersiap-siap menuju SMA kebanggan saya lagi. Ya.. saya rindu mengenakan seragam putih abu-abu itu. Padahal dulu, saya sangat ingin segera menjadi anak kuliahan hahaha labil.

Banyak sekali tweet malam ini yang dipost oleh anak-anak SMA 3, maupun para alumni untuk menyambut hari esok. Banyak pula ucapan terimakasih yang tak sempat saya tulis pada posting sebelum ini.
Singkatnya, saya ucapkan banyak terimakasih telah memberikan sahabat-sahabat terbaik bagi saya, banyak pelajaran berharga, dan membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik.


We don't even have to try it's always a good time! <3>

Monday, October 22, 2012

Going to Midnight

setengah jam menuju tengah malam.
hey, apakabar dunia maya? aku masih disini, di kota keduaku, Yogyakarta.
detik detik diantara ujian tengah semester kian menipis dan oh.... aku masih berkutat dengan laptopku yg satu ini.
haha kebiasaan lama bersemi kembali. mengabaikan waktu luang dan menghabiskannya di depan laptop. oke, bukan bersemi kembali. namun, tak sekalipun kubiarkan kebiasaan ini gugur.

masih sering merindukan kota kelahiranku. dan ya, keluarga serta para sahabatku.
how was your life? :) aku harap aku akan segera pulang dan kembali tertawa bersama kalian {}
How family means a lot to me
so does friendship
sedikit termenung untuk melihat soal2 tahun lalu, ya aku masih tetap menjadi the true proscrasinator.
masih suka mengabaikan hal2 sepele yg sangat luar biasa dan pasti aku bakal punya mata panda untuk 2 minggu ke depan.

sks atau sistem kebut semalam rasanya tak lagi cocok untuk saat2 ini.
aku masih sama seperti saat SMA, tak mempunyai guru pendamping/privat untuk mata kuliah yg sedikit rumit, dan aku masih merasa santai-santai saja di perkuliahan. biasa engga pernah belajar -_-
dan itu nekat. wow. wow. double wow.
fyi, aku selalu membuka buku. hanya saja aku mengabaikan keberadaannya. buku itu tak pernah berteriak "baca aku baca aku.." layaknya novel yg aku gemari.
sebenarnya aku bukan novel-eater yg kenyang hanya dengan baca. aku normal, aku makan nasi dan aku tidak begitu menggemari novel haha.
hanya saja keberadaan buku di rumah sedikit membuatku terpanggil untuk membukanya. sedikit sih, sedikit. buka doang -_-

tapi ini beda cerita, ini kosan. kosan pink tepatnya. entah kenapa aku harus terjebak di warna pink ini. ya, lil bit awkward.
aku lebih suka menuliskan sesuatu, yg tak jelas darimana aku mengilhaminya. aku cuma ingin berbagi cerita, mengenai maba yg baru pertama kali menjadi seorang anak kos.

kalo ditanya, enak ga sih? jawabannya, tergantung.

awalnya engga, aku sempet kena stress syndrome haha. dibela-belain sakit gara-gara ogah ngekos.
aku bukan anak tunggal, dan aku juga ga mau bilang aku manja, aku cuma terlalu cinta keluarga.

aku menyukai segala fasilitas yg ada di rumah. ya, keyboard kesayangan. entah apakah orang rumah merindukan alunan lagu galau yg aku mainkan tengah malam, atau mereka bersyukur aku ga ganggu mimpi indah mereka hehe.
akupun disini tidak memfungsikan sim ku dengan baik. bagaimana ceritanya, aku mengayuh sepeda sembari mengantongi dua sim? useless.
panas begitu terik dan setiap hari di siang bolong aku harus menatapnya dg baik dan benar. oh Tuhan. make me stronger please.
dulu dengan semena-mena kuganti pakaian dengan semauku, dan sekarang aku harus memperhitungkan, karena aku yg mencucinya sendiri. ya, aku tidak terlalu percaya dengan laundry untuk beberapa potong baju kesayangan.
dulu juga sering aku tak suka dengan sayur penuh brokoli ala mama, dan sekarang.. ya aku merindukannya.
dan yang paling penting.. aku merindukan kamarku. kamar yg tenang. dimana aku bisa menulis semua rahasiaku. tanpa gangguan. kamar yg selalu bersih ketika aku kembali, meskipun sering aku tinggalkan dalam kondisi mengenaskan haha.

sebenarnya aku masih sama. aku hanya butuh adaptasi lagi. disini. di kota ini. secara total.
baik dari segi fisik dan mental. tapi aku rasa kemampuan adaptasi fisikku harus diperjuangkan. harus bisa. I don't have another choice.
kalo boleh teriak, aku mau bilang. HELP ME OUT! udah, teriak gitu aja. aku ga perlu dibantu.
aku memperjuangkan banyak hal disini. aku harus bisa menggapai semuanya. dengan tanganku sendiri. HARUS!
mungkin sejauh ini aku masih sering cerita keluh kesah sama mama, atau papa. haha aku masih remaja labil. and I'm proud of it (?)

God, I miss the old of me. physically.. so does mentally. help me to go through all of these college's life.. wish me luck. amin o:)

Wednesday, September 26, 2012

Riddle

malem2 gini di kosan sendirian, pengen banget ngungkapin kata2 yg ga pernah aku omongin.
karena banyak faktor. aku, kamu, mereka.

pemain: orang, tanaman, hati.
(kenapa tanaman sih sav) -_-

orang ngerasa, dia jatuh dia down. orang lain ga liat.
suasana hati di luar orang tersebut selalu dijaga. untuk orang sekitarnya.
tapi ia melupakan hatinya sendiri. yg perlahan terkikis oleh tipuan dan perilaku orang lain yg tak menghiraukannya.
ia sedih, ia sendiri. bahkan kerabat terdekatnya pun tak dapat ia cakapi dengan langsung.
lagi lagi ia sedih ia sendiri. tapi ia kuat ia bertahan, dengan mimpi yg perlahan tumbuh besar.
"aku tanam langsung dari bibitnya. aku rawat dari ia bayi. aku takkan biarkan seseorang melukainya"

orang2 kadang mengabaikannya. akankah ia kembali menjadi dirinya yg dulu?
ya, tanaman itu memintanya menjadi jantan. "aku butuh kamu untuk melindungiku. tak ada lagi yg dapat aku percaya di dunia ini"

tiba-tiba sebuah hati berteriak. "ya aku juga. tegakah kau melihatku yg sebentar lagi patah? ya ia rusak. kau bahkan tak bisa nyanyikanku sebuah nyanyian merdu ditengah malam"
orang itu kembali berfikir. sudah berubahkah aku sejauh ini. sudah berjalan terlalu jauhkah aku untuk sesuatu yg tak perlu aku campuri.
orang itu punya tanaman dan hati yg membutuhkannya.
lihat orang2 di luar sana. ia menunggumu panen. menunggumu mampu tampak berguna, tanaman.
orang itu mulai mengerti. ia menganggukkan kepala. seraya masih berfikir.
ya, ia mencoba mengerti. karena ia harus.
"selamatkan kami. jaga kami." teriak tanaman.
"selamatkan dirimu juga, tanpa kamu.. tiadalah guna kami", teriak hati pula.
dan kemudian orang mulai merebahkan dirinya. ia jatuh tertidur pulas.
saat ia terbangun ia menyadari itu semua mimpi. mimpi yg berupa teka teki. ia kembali berfikir. kini ia mengerti, ' I know this is a riddle. I'll get it done." begitu katanya.

-gorgeoussav-