Saturday, June 27, 2015

Right Before

Right before I type this, tiba tiba listrik di kosan mati. Hedeh.

Well, right before keberangkatan KKN aku ada sesuatu yg harus dipost. Sebelum kehilangan sinyal disana, dan kegiatan setiap liburan ini akan sirna (lebay).
Jadi aku mau kenalin calon keluarga baru hahaha bahasanya norax. Dari tim JTM 04 gitu ceritanya, ini nih picture yg di ambil pas setelah adzan Maghrib, dimana kemudian aku harus buber angkatan ke Jakal KM 9 yg super jauh. Dan kenyang makan angin di jalan. Nyam.


For the first time foto di Balairung dalam acara yg cukup formal. (((cukup)))
Sedikit pathetic, di kosan sendirian dimana tetangga pada gelap eh ditambah mati lampu. Tapi ini sebenarnya akibat kelakuan buruk semester lalu yg menyebabkan aku harus remed hahahaha die.
Dan setelah ujian harus langsung caw ke lokasi KKN. Then, aku udah siap packing dari sekarang, udah harus nyicil belajar paling gak besok otak harus berisi buat remed. Dimulailah lagi aktivitas yg mungkin lama-lama akan menjadi kebiasaan: tidak-tidur-setelah-sahur. Alhamdulillah makin kesini aku makin tobat. Halah.

Sedikit ragu dan mungkin blm well-prepared buat KKN besok. Masih sedikit mengambang akan jadi seperti apakah kehidupan disana. Apakah aku cukup lebay dengan membawa banyak peralatan disini, karna menurutku disini juga gak dipake jadi dibawa aja ha ha ha.
Tapi sebenarnya gak yg masalah banget disana bakal kayak gimana, toh juga bareng-bareng sama yg lain. Dan lagi ternyata gak jadi dipisah antar sub-unit. Bagus deh biar pada akrab.

Ada beberapa hal juga yg sedikit disayangkan, yaitu, tidak merayakan Idul Fitri bersama keluarga. But that's okay, karna temen-temen lain yg rumahnya jauh juga akan gitu. Tapi sebenarnya aku udh di request buat pulang naik kereta, kereta malam jugijagijug. But dunno how to reach that train-station. Ah sudahlah.

Talk about KKN, I have some wishes, semoga aja segalanya berjalan lancar. Tidak terjadi pertikaian dan percekcokan antar anggota, karna pasti akan jadi gak enak dan sedih banget. Dan yg terpenting, bisa kembali ke Yogyakarta dengan selamat. Aamiin.
Gonna live with many characters in a home, really different with dormitory life. Karna kalo di kosan, paling gak aku masih bisa ngetik ginian sambil nyanyi. Tapi disana, yah seperti biasa, kalo udh rame orang dan ada temen aku gak akan main gadget. Mungkin kalo nyanyi2 bisa dipertahankan karna aku udh siap sound recorder yg multifungsi sebagai music player dan bisa merekam suara kita bersama hahahaha lol.

Bye bye *panggilan matkul yg di remed datang*

Thursday, June 18, 2015

Short Post

Posting di sela-sela UAS!
Berhubung ini hari pertama Ramadhan, jadi aku ucapkan selamat berpuasa dan semoga Ramadhan kali ini bisa menjadikan diri kita menjadi individu yg lebih baik lagi. Aamin,
Ujian terakhir minggu ini yaitu mata kuliah pilihan yang materinya hiks banget. Super banyak, full of formulas. Heu. Guess what.

Sekarang gatau mau bahas apa. Lagi baper... bukan laper. Ini sekilas. Tadi di kelas waktu ngerjain ujian AKI aku kepikiran sesuatu yg mungkin bagus buat dibahas. Mungkin.
Jadi karna itu short post: dibuat satu pesen aja.

Mungkin terkadang orang salah mengartikan beberapa hal. Banyak yg bilang, mereka yg courage adalah mereka yg selalu tampil di depan. Di dunia nyata juga gak jarang aku lihat itu. Temen-temen yg lebih di elu-elukan adalah mereka yg berani maju dan (bisa jadi) banyak bicara.
Well, aku disini sebagai viewer yg menyaksikan. Kadang emang enak buat mengamati people nowadays, karna nantinya we are goin to be old generation.... (((old))) wkwkwk
So we can see what are we goin to be afterwards.

Tapi ada beberapa hal yg aku amati. Bahwa gak selamanya semua yg berani maju dan speak itu mereka punya courage luar dalam. Ada yg iya dan engga. And people should understand this, supaya mereka ga asal ngejudge seseorang.

They should understand that
courage is... what it takes to stand up and speak.
courage is also what it takes to sit down... and listen.

Like a friend. People should tell others what to do, and how to do. Happy fasting!

(post super ga nyambung. apa hubungannya sama bulan puasa. yaelah. bye)

Tuesday, May 05, 2015

No Title Needed

Sometimes in life,
you just can never be someone who they like. Or you just won't

Another selo night.
Ini namanya menyelokan (kata dasar: selo, bukan selokan) diri diatas banyak deadline(s).
Well, kemarin adalah pengejaran deadline tercetar semester ini. Setelah seharian kuliah, disambung rapat sama anak acara, disambung rapat besar, kemudian upload tugas yg dikira maksimal pengumpulan kemarin jam 12 malem (ternyata masih bisa sampe malem ini), lalu mengejar deadline buat tugas lain. Dan berujung tidur jam 03.30 pagi. Kha.

Bisa dibayangkan gimana gedenya kantong mata buat hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis. Ditambah belom totally istirahat setelah event kemarin minggu. Jumat aku berjanji akan berhibernasi. Be tough ya badan. I promise akan makan banyak dan bergizi so you will stay healthy (bilang aja emang hobi makan).

Anyway, aku lagi punya cerita buat di share. Jadi kemarin Minggu aku habis mengikuti suatu lomba. Awalnya aku ga interest sama lomba gitu, tapi pas aku lagi duduk di lobby sambil rumpi rumpi sama temen tiba-tiba aku ditawarin sama dua orang temanku yaitu si X dan Y buat gabung di tim mereka. Sebenarnya aku bingung, apa pertimbangan mereka memilih aku. Kalo dibilang macho, aku udh ga semacho pas SMA haha a.k.a sudah tobat jadi cewe kalem. Mungkin karena aku terlihat cocok untuk menggembel ya (akibat hobi jarang mandi (dulu) sudah tersebar).

Hal yang lebih aneh terjadi pada diriku sendiri. Bukannya memikirkan lomba, hal yg pertama aku pikirin malah dresscode. Lol. Aku berusaha biar sematching mungkin pas lomba. Namun, ternyata dikasih kaos hahaha sia-sia gitu deh tapi gapapa. Dan akhirnya kemaren aku ber dresscode merah.
Awal dateng tak lupa aku selfie seorang diri karna temen tim masih pada blm dateng. Si X masih dijalan, si Y emang mau berangkat mepet-mepet.
Abaikan muka. Jadi aku udh prepare dari topi merah arsenal favorit, baju dari panitia merah, jam tangan merah, sepatu merah.
Btw muka di samping bukan muka mas-mas yak hahahahahahaha


Perlombaan berjalan lancar. Godaan terberat yang pernah aku hadapi di dunia ini melebih disaat puasa adalah, minggu kemarin pas di nol kilometer aku berpapasan dengan seorang penjual es teh. Itu udh yang mupeng banget kali ya liatnya. Tapi apa daya, duit yg dikantong bukan duitku jadi yaudah aku cukup terdiam melihat tetesan embun es menetes di luar gelas plastik. #SalahFokus

Sampe akhirnya pengunguman........ Dan juara 1-3 dipegang anak 2012. Gila cetar membahenol sekali angkatanku. Thanks God, we're rock! Kelelahan terbayar sudah. Tapi sebenarnya prestasi terbesarku itu adalah, masakan yg aku buat selama lomba. Biarpun chef abal-abal ternyata aku memang berbakat untuk memasak. Mungkin sebenarnya aku adalah keponakan Farah Quin. Tapi aku tau itu hanyalah anganku belaka. Dan menang masakan terniat juga bukanlah prestasi yang mengagumkan di RT rumah ku. Ini tim ku, namanya tim Singasari.
Itu nama anggota yg aku samarkan menjadi si X dan si Y hahahaha ga penting bet yak maap.
Ini detik-detik pas deg-degan gitu ceritanya.


Nah itu sama tim sebelah (aku lupa namanya). Mereka juara dua. Udah deh mau cerita gitu doang.
Lagi capek nih hari ini huft. Aku lagi gamau ditambahin masalah. Beban kuliah dan hidupku aja udh cukup berat wqwqwq. Tapi aku ga pernah stuck sama hal gituan, Life goes on, jadi apapun yg terjadi, ku tetap selfie. Ini 
selfie pas selesai acara, di panggung di tengah euphoria teman2 lainnya.
Maafkan muka kucel habis mengarungi Jogja dengan tingkat kegembelan 99%. Yang penting senenglah buat hari ini.
So tired yet had so much fun sih kalo kubilang.
See you! Keep the spirit and your head up!
Karna hidup akan lebih indah, ketika kita bisa mulai belajar
untuk menerima kekurangan, mengimprove dan menghargai
diri serta berfokus kepada hal hal yang positif.
In the end, remember to: Love yourself first!



Sunday, April 19, 2015

-_-

Loving can hurt
Loving can hurt sometimes
But it's the only thing
That I know
..........

Intro nya sok galau hahahaha. Aku sebenernya bukan lagi gak ada kerjaan malam ini. Laprak dua minggu masih menumpuk kaya cucian di laundry tapi aku kaya yg mager buat meriksa. Oh God Why.

Hari ini aku gatau mau cerita apa di blog. Kadang aku suka aneh, bikin blog, terus curhat-curhat disini, habis itu kalo ada yg baca dan bilang ke aku, aku akan panik dan sesegera mungkin pindah URL, padahal sebenernya bisa di search cuma kadang aku berharap orang gak sekepo itu tentang URL baruku. Weird. Girl. Ever. Bye.

Such a numb. Sometimes when I'm alone at night like this.... I don't know. I felt nothing. Mungkin semacam... kaya yang obsessed depressed at the same time kali ya. Terlabil 2015 ini sih judulnya. Dan barusan aku liat postingan muka horor di dua grup berbeda yaitu grup SMP dan grup event kuliah. Makin ga bisa tidur. Nice-_-

Kadang aku heran sama diri sendiri. Bagaimana mungkin aku punya nyali kecil banget. Dari kecil penakut dalam kasus hal hal gaib. Dan sekarang problemnya adalah aku belom gosok gigi dan cuci muka padahal kamar kosan tetangga udh pada gelap dan sunyi senyap. Oke lupakan. Ini tiap paragraf ganti topik hahahaha parah abis. Udah deh karna udh malem sekarang saatnya tidur deh ya. Night universe!

Wednesday, April 01, 2015

Reminder

Another hectic day.
Hari ini ngajar praktikum dua kali: pagi dan late afternoon, dan kuliah kuis + presentasi + ikut briefing. Ditutup dengan rapat KKN. It's kinda tiring and I'm bout to explode. wqwqwq
Hari ini sedikit kacau, I dunno when people ruin me even if for a little, it will make me mad. Tapi,mad-nya ya yg jadi pendiem doang bukan marah marah... Herannya, aku bahkan blm totally sembuh but some problems come and it seems like never go to an end. Huvt. White flag.

Tapi kadang ada sesutau yg lupa buat kita syukuri, kalo kita udh diberi hidup. Selalu ada sesuatu dimana emang kita harus selalu bersyukur no matter how hard your life.
Dan reminder dalam hal hal kaya gitu itu sebenernya dari diri sendiri, plus orang tua deng.
Hal hal yg membuat orangtua sedih, kadang bikin aku sedih yg sampe lebay. Misalnya nilai semester kemaren. hix hix hix. (cry me a river)
I've been so messed up. Dan ternyata itu ga baik buat kesahatan IP. Dan aku janji ke diri sendiri ga akan mengecewakan mama papa. They want all the best for me. Apa apa diturutin, masa iya balasanku begini.......
Tapi kadang aku juga bingung. Mau belajar tapi mau main. Cuma aku paling ga bisa juga kalo belajar sendiri pasti berujung tidur cantique lol. Harus belajar kelompok, soalnya kadang di kelas ngelamun atau gimana makanya pas baca catetan jadinya muter2 "aku nulis apaan ya dikelas" gitu hahaha.

Ini karena mau UTS ya makanya bahas beginian. Jadi ceritanya malem ini aku introspeksi. Udh deh cape dengan semuanya, lagi males membahas masalah yg sama most of the time.
Mending aku inget2 duka semester lalu biar semangat di semester ini. Aku gatau bagaimana hal seperti ini bisa terjadi (*cie). Tapi emang sih belaajr sama gak belajar itu kelihatan. Banget.
Kalo udh belajar aku pasti berani sotoy dikit sok ngajarin. Kalo belom? Diem doang takut takut gitu.

Kuliah itu mengherankan. Kadang ada yg bilang nilai yg diberikan bebas dengan range tertentu layaknya probabilitas pelemparan dadu. Nilai kuliah itu random tapi aku percaya dosen tidak menggunakan random generator dalam memberikan nilai. Kadang emang jawabanku yg terlalu bego atau gimana aku ga ngerti tapi semester kemaren aku meras so stupid dan jadi ga pede.
Tapi itu salah. Kalo diri km sendiri ga menghargai kemampuan diri, apalagi orang lain. Ya gaak? haha. Lalu dari itu aku belajar dan menceramahi diri sendiri. Jangan kebanyakan main, jaga kesehatan dan yg terpenting..
stop comparing your GPA to other
Kadang memang terlihat mengenaskan kalo... yah masa nilaiku segini doang. Tapi kemampuan orang emang beda2. Ada yg merem doang dapet A ada yg udh ngerjain super lengkap dpt B doang.
It depends on your luckiness. Seberapa beruntung km dalam hidup. Dan keberuntungan itu bisa km buat dengan bbrp cara tertentu. Salah satunya..... bersyukur :)